JALAN KETUT JETUNG KUTUH
KUTA SELATAN, BADUNG - BALI
TELEPHONE / FAX : (0361) 771737 / (0361) 771737
EMAIL : info@smansakutsel.sch.id

Sekolah Berwawasan Lingkungan

SMA Negeri 1 Kuta Selatan adalah SMA Unggulan di Bali

Prestasi Tiada Henti

SMA N adalah SMA Unggulan di Bali

Sekolah Berwawasan Lingkungan

SMA Negeri 1 Kuta Selatan adalah SMA Unggulan di Bali

Sekolah Berwawasan Lingkungan

SMA Negeri 1 Kuta Selatan adalah SMA Unggulan di Bali

Sekolah Berwawasan Lingkungan

SMA Negeri 1 Kuta Selatan adalah SMA Unggulan di Bali

SOSIALISASI & LAUNCHING PIK REMAJA DI SMAN 1 KUTA SELATAN

PIK
Pusat informasi dan konseling (PIK) remaja kini telah ada di SMAN 1 Kuta Selatan. Launching ini diadakan beberapa waktu lalu (7/3) yang bertempat di SMAN 1 Kuta Selatan. PIK SMAN 1 Kuta Selatan ini diresmikan oleh Bapak kepala Badan Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera. Di harapkan PIK ini mampu mencegah sex beresiko dikalang remaja. Hal ini bisa dilakukan dari proses konseling secara terbuka dengan konselor sebaya.

Tidak sedikit dari remaja sekarang yang takut, malu, atau merasa tabu apabila ia harus melakukan konseling(curhat) mengenai sesuatu tentang dirinya yang menyangkut sex. Untuk memfasilitasi curhat tersebut maka BKKBN di seluruh Indonesia memiliki program baru yang disebut PIK (Pusat Informasi dan Konseling) remaja. Pada kesempatan yang baik ini BKKBN Provinsi Bali menyempatkan diri untuk melakukan sosialisasi dan launching PIK remaja di SMAN 1 Kuta Selatan.

Tamu kita yang terhormat ini disambut hangat oleh wakasek kesiswan Bapak I Made Pender adnyana S.Pd. Beliau menyampaikan rasa terima kasihnya kepada bapak dan ibu dari BKKBN Provinsi Bali dan BKKBS Kuta Selatan yang telah menunjuk SMAN 1 Kuta Selatan sebagai tempat sosialisasi sekaligus meresmikan PIK remaja.

PIK merupakan salah satu program BKKBN yang diharapkan mampu menjadi wadah bagi remaja yang ingin membagi ceritanya (curhat) mengenai sex. PIK ini sendiri menggunakan konselor sebaya, konselor sebaya yang dipilih karena remaja cenderung lebih nyaman ketika membicarakan sex dengan teman sebayanyan. Konselor sebaya merupakan remaja yang memiliki komitmen kuat dan telah mendapatkan pelatihan dengan mempergunakan modul dan kurikulum standar yang telah disusun oleh BKKBN. Konselor sebaya ini diharapkan mampu memberikan pemahaman mengenai kesehatan reproduksi, ketrampilan hidup (life skills), penyelesaian mengenai masalah temannya dan mampu menjaga rahasia yang telah dipercayakan padanya. PIK sendiri memiliki 3 tahapan yakni tahap TUMBUH, TEGAK, dan TEGAR. Proses pengembangan dan pengelolaan masing-masing tahapan tersebut didasarkan pada materi dan isi pesan yang diberikan, cirri kegiatan yang dilakukan, dukungan dan jaringan yang dimiliki. Diharapkan dengan adanya PIK Remaja di SMAN 1 Kuta Selatan mampu meningkatkan kesadaran siswa khususnya dan warga sekolah umumnya untuk memperhatikan masalah kesehatan reproduksi dan hal lainya menyangkut sex education.(Oktariyanti)